Pages

Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Friday, December 25, 2015

Banjir Jakarta Dari Tahun ke Tahun

Jakarta, Ibukota Negara Indonesia kita tercinta ini sering sekali mendapatkan masalah di musim penghujan yang datang di akhir tahun dan awal tahun, yang menjadi masalah tentu bukan hujan karena hujan adalah berkah bagi kita semua namun yang menjadi masalah adalah ketika hujan, Jakarta mendapatkan masalah yang tak kunjung selesai dari tahun ke tahun semenjak zaman penjajahan hingga masa reformasi.

Dulu banjir di Jakarta hanya datang setiap 5 tahun sekali hingga sering disebut banjir 5 tahunan, daerah yang sering menjadi langganan banjir adalah seperti daerah Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk dan berbagai daerah lainnya. Banjir di Jakarta terjadi semenjak tahun 1621 diikuti tahun berikutnya tahun 1654 dan 1876. Akibat banjir ini pemerintah Belanda tahun 1918 membangun bendungan yakni Bendungan Hilir, Bendungan Jago dan Bendungan Udik

Namun tiga bendungan itu tidak bisa mengatasi banjir, maka Belanda membangun Banjir Kanal Barat (BKB), mulai dari Pintu Air Manggarai sampai Muara Angke pada tahun 1922. Meski sudah dibangun BKB, Jakarta tetap saja banjir pada Januari 1932. Ratusan rumah di kawasan Jalan Sabang dan Thamrin digenangi air. Di masa pemerintah RI pun banjir besar di Jakarta melanda pada Februari 1976. Jakarta Pusat menjadi lokasi terparah dalam banjir, lebih 200.000 jiwa diungsikan. Setahun kemudian 19 Januari 1977, Jakarta kembali banjir, setidaknya 100.000 jiwa diungsikan.

Memasuki tahun 1980-an  persoalan banjir terus berlanjut. Januari 1984, sebanyak 291 Rukun Tetangga (RT) di aliran Sungai Grogol terendam. Dampaknya terasa di Jakarta Timur, Barat dan Pusat, jumlah total korban tercatat 8.596 kepala keluarga. Lalu pada 13 Februari 1989, giliran Sungai Ciliwung dan Sungai Pesanggrahan meluap akibat tidak mampu menampung banjir kiriman dari hulu, 4.400 kepala keluarga harus mengungsi. Setelah itu hampir setiap tahun terjadi banjir.

Banjir besar kemudian terjadi pada 13 Januari 1997. Hujan deras selama 2 hari menyebabkan 4 kelurahan di Jakarta Timur alibat luapan Sungai Cipinang, 754 rumah, 2640 jiwa terendam air sekitar 80 cm. Selain itu beberapa jalan utama di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat pun lumpuh akibat banjir. Banjir pada tahun ini juga menyebabkan sarana telekomunikasi dan listrik mati total. Banjir besar terjadi lagi pada 26 Januari 1999 banjir terjadi lagi di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Ribuan rumah terendam, 6 korban tewas, 30.000 jiwa mengungsi.

Lalu pada 2 - 4 Februari 2007 Jakarta dalam kondisi darurat. Banjir menggenangi sekitar 60 persen wilayah Jakarta. Sebanyak 150.000 jiwa mengungsi, 1379 gardu induk terganggu, 420.000 pelanggan listrik terganggu. Dan terjadi lagi pada
15 Januari - 25 Januari 2013 yang ikut pula merendam Istana Negara.

Dan dimasa kepeminpinan Gubernur DKI Jakarta Bpk. Joko Widodo (Jokowi) dan sekarang yang di gantikan oleh wakilnya yaitu Bpk. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) banyak melakukan pembenahan di berbagai sektor untuk menangani salah satu masalah utama ibukota yaitu banjir dengan banyak cara seperti mentertibkan waduk Ria Rio yang menjadi daerah pemukiman ilegal, membuat Giant Sea Wall di Pantai Jakarta Utara, normalisasi kali ciliwung, dll.

Semua pembenahan dilakukan agar warga DKI Jakarta tidak terkena bencana banjir lagi, dan kini banjir di Jakarta semakin berkurang meskipun tetap banjir tetapi banjir yang biasanya surut lama, kini surut lebih cepat dari biasanya. Maka daripada itu kita dukung selalu PemProv DKI Jakarta dalam membenahi masalah banjir di ibukota agar ibukota menjadi tempat yang bebas banjir.
 

Monday, November 23, 2015

Kisah Volkswagen Dengan Dieselgate Nya

Bagi anda yang gemar hobi otomotif dan selalu mengikuti perkembangan otomotif melalui berbagai macam media, anda pasti tahu kasus yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan di berbagai dunia, kasus yang menjerat Volkswagen sebagai tersangka utama nya terkait melakukan kecurangan pada hasil uji emisi kendaaraan nya di Amerika Serikat.

Kecurangan ini dilakukan karena para insinyur di Volkswagen tidak dapat memenuhi standar emisi karbon diokisida yang ditetapkan oleh sang mantan CEO Martin Winterkorn, sehingga para insinyur membuat Software yang di tanam di ECU (Engine Control Unit) itu sehingga mampu mendeteksi bila mobil sedang dites emisinya. Lantas ia memerintahkan mesin untuk mengatur ulang pembakaran agar tercipat emisi minimal. Setelah tes, semua setting akan dikembalikan secara otomatis, membuat performa optimal sembari menyemburkan 10-40 kali emisi lebih tinggi. Di Indonesia mungkin ini tak akan jadi masalah mengingat lemahnya penegakan hukum di masalah emisi. Tapi di Amerika Serikat ini menjadi serius. VW dianggap menipu konsumen dan membahayakan jiwa penduduk Amerika Serikat.

VW, mengakui setidaknya 11 juta unit kendaraan di seluruh dunia dipasangi perangkat khusus untuk memanipulasi uji emisi.  Kasus VW ini menjadi fokus US Justice Department, di samping masalah switch pengapian General Motors yang mengakibatkan lebih 1.300 orang tewas kecelakaan di jalan dalam 10 tahun terakhir. Menurut CEO VW Amerika, Michael Horn, VW tak bisa apa-apa selain pasrah dan membantu proses penyidikan. Ke depannya mereka tak akan mengulangi dan berusaha keras mengembalikan kepercayaan publik. 

Perusahaan pembiayaan dan analis ekonomi asal Swedia, Credit Suisse, memperkirakan setidaknya VW harus merogoh kocek sampai 87 miliar dollar AS untuk menangani kasus“dieselgate” ini sampai tuntas. Prediksi lain, biaya paling murah yang harus dikeluarkan sampai skandal ini mereda yakni 26,8 miliar dollar AS.

Credit Suisse menjelaskan kisaran angka itu diperoleh dari kalkulasi biaya ganti rugi konsumen, menenangkan situasi pada masyarakat, dan biaya pengadilan kriminal. Penanganan paling memakan biaya dikatakan untuk membayar kompensasi pada pemilik mobil yang kehilangan nilai kendaraannya. Tapi sebenarnya ada solusi untuk itu, disebutkan, Volkswagen bisa melakukan cara lain dengan menawarkan diskon mobil baru buat pemilik kendaraan yang terlibat sebagai pengganti uang kompensasi. Estimasi tertinggi dan terendah Credit Suisse bahkan jauh lebih besar dari pernyataan Volkswagen sebelumnya yang ingin menyisihkan 7,3 miliar dollar AS dari keuntungan perusahaan tahun lalu buat menyelesaikan masalah.

Namun beberapa pakar juga menyebutkan bahwa VW juga bisa menjual aset perusahaan nya seperti beberapa merk otomotif yang berada di bawah naungan dan dimiliki Volkswagen Group seperti Porsche, Audi, SEAT, Skoda, MAN, Scania, Lamborghini, Bugatti, Bentley dan Ducati. Bukanlah merk-merk otomotif murahan yang dimiliki Volkswagen Group, melainkan merk-merk yang sudah mempunyai nama besar di dunia, memang dengan cara menjual salah satu aset nya adalah jalan tercepat VW jika ingin keuangan mereka tetap aman dan tidak terancam bangkrut.

Kasus Dieselgate ini juga menjadi sasaran hollywood untuk dibuatkan film nya, rencana nya mereka akan membuat film kisah Dieselgate ini berdasarkan buku dari Jack Ewing seorang Koresponden Ekonomi Eropa untuk New York Times. Garis besar buku ini akan menceritakan dampak kasus dieselgate Volkswagen terhadap industri otomotif global, namun buku ini belum rampung sepenuhnya, judulnya saja belum dipastikan. Film ini akan di produseri oleh aktor kondan hollwood Leonardo Dicaprio melalui rumah produksi yang dimilikinya, Appian Way.

Friday, November 20, 2015

Mengenal Teknologi Hybrid Toyota

Hybrid Synergy Drive adalah suatu teknologi mobil hybrid yang dikembangkan oleh pabrikan otomotif Toyota, dan sudah diterapkan di beberapa produk Toyota seperti Auris, Prius, Highlander Hybrid, Camry Hybrid, Estima, Alphard, Lexus CT, Lexus RX 400h/RX 450h, Lexus GS 450h, Lexus LS 600h/LS 600hL, dan Lexus HS 250h.

Hybrid Synergy Drive merupakan penyempurnaan dari Toyota Hybrid System (THS) yang sudah digunakan di Toyota Prius generasi pertama, 1997 sampai 2003. Generasi kedua, yang disebut THS II, diperkenalkan di Prius generasi berikutnya, tahun 2004. Untuk Lexus, namanya diganti menjadi Lexus Hybrid Drive, mulai tahun 2006.

Sistem Lexus Hybrid Drive mempunyai tujuan untuk meningkatkan tenaga dan performa kendaraan dengan efisiensi yang baik pula. Teknologi ini memadukan antara listrik dan bensin sebagai bahan bakar penggerak mesinnya.

Kelebihan pada mesin tipe ini, konsumsi bbm sangat irit karena mesin hanya bertugas menggerakkan generator saja, sementara mobil bergerak dengan tenaga listrik. Namun kekurangannya, performa mobil tidak bisa diharapkan. Yang kedua, sistem hybrid paralel. Mesin bensin pada tipe paralel bertugas sebagai penggerak utama, yang dibantu oleh motor listrik. Kelebihan sistem paralel, performa mobil dapat diandalkan, namun konsumsi bbm tidak akan seirit tipe series.

Toyota menambahkan Power Split Device, yang berfungsi secara konstan mengatur rasio tenaga mesin bensin dan motor listrik ke roda, sesuai dengan kebutuhan pengemudi. Sehingga, antara mesin bensin dan motor listrik bisa bersinergi untuk menggerakkan mobil.

Pada tekonolgi ini pabrikan asal jepang ini menanamkan Inventer sebagai perubah arah listrik searah dari batrai menjadi arus bolak-balik agar dapat menggerakan motor listrik dan mengubah arus bolak-balik dari power unit untuk menjadi arus searah untuk mengisi batrai.

Yang kedua yaitu power unit untuk menghasilkan tenaga yang responsive, efisien bahan bakar dan ramah lingkungan. Batrai yang lebih ringan yang terbuat dari nikel-metal hydride (Ni-MH) dari mobil listrik pada umumnya tapi dapat menghasilkan tenaga tiga kali lebih besar untuk menambah perfoma pada mesin.  

Di Indonesia sendiri sudah terdapat 2 mobil dari Toyota yang menggunakan teknologi Hybrid Synergy Drive yaitu Toyota Camry Hybrid dan Toyota Prius, meskipun menggunakan teknologi yang bisa dibilang ramah lingkungan namun sistem pajak aneh yang dimiliki negara Indonesia mengharuskan mobil yang menggunakan lebih dari 1 mesin dikenakan pajak yang berlebih meskipun mobil ini ramah lingkungan, kita doakan semoga sistem perpajakan seperti ini dihapuskan karena di luar negeri pun mobil Hybrid malah mendapat keringanan pajak karena ramah lingkungan.

Monday, November 10, 2014

Pengertian Organisasi



BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar belakang

       Dalam suatu organisasi selalu melibatkan beberapa orang yang saling berinteraksi secara intensif. Interaksi tersebut disusun dalam suatu struktur yang dapat membantu dalam usaha pencapaian tujuan bersama. Sumber daya biasanya diatur oleh yang namanya manajemen. Sedangkan inti dari manajemen adalah kepemimpinan. Upaya membangun keefektifan pemimpin terletak semata pada pembekalan dimensi keterampilan teknis dan keterampilan konseptual.

1.2  Identifikasi masalah

       Pada makalah ini penulis mengidentifikasikan masalh mengenai kepemimpinan diantaranya adalah mendefenisikan kepemimpinan.

1.3  Tujuan

Dengan ditulisnya makalah ini, penulis memiliki tujuan untuk:
Mengetahui pengertian dari Organisasi, Pemimpin dan Kepemimpinan
Mengetahui syarat-syarat menjadi pemimpin yang baik


BAB II
ISI MAKALAH

 1.1.  Kepemimpinan 

Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas.
Kepemimpinan Yang Efektif
Barangkali pandangan pesimistis tentang keahlian-keahlian kepemimpinan ini telah menyebabkan munculnya ratusan buku yang membahas kepemimpinan. 

 2.2.   Organisasi
Organisasi merupakan wadah untuk melakukan usaha bersama untuk mencapai satu tujuan. Sementara definisi menurut para ahli, misalnya, Prof Dr. Sondang P. Siagian, mengatakan organisasi sebagai setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang/beberapa orang yang disebut atasan dan seorang/sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.

2.3.  Konsep Gaya Kepemimpinan

Gaya kepemimpinan, mengandung pengertian sebagai suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin, yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin. Perwujudan tersebut biasanya membentuk suatu pola atau bentuk tertentu.

 2.4.   Macam-macam Pemikiran Gaya Kepemimpinan

Beberapa jenis gaya kepemimpinan:
1. Mengarahkan (directing)
2. Melatih (coaching)
3. Partisipasi (participation)
4. Mendelegasikan (delegating)

 2.5.  Integritas dan Sikap-sikap pemimpin dalam Organisasi

Sebagian besar kita ingin jadi pemimpin. Namun, dalam memimpin, satu hal penting ditekankan adalah kepemimpinan tidak hanya menyangkut organisasi, namun dimulai dari lingkup yang terkecil yaitu diri kita sendiri. Kepemimpinan dalam diri pribadi dapat dilatih dengan memiliki integritas yang tinggi.
Integritas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti “mutu, sifat, atau keadaan yg menunjukkan kesatuan yg utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan kewibawaan; kejujuran”. Dalam suatu organisasi terdapat beberapa sikap yang perlu dihindari. Sikap ini merupakan bagian perwujudan integritas pribadi yang tidak baik yang berkembang dalam suatu organisasi. Sikap-sikap yang perlu dihindari tersebut antara lain:

2.6.Ciri-ciri kepemimpinan dalam organisasi

1. Keterampilan Mendidik, memiliki kemampuan menggunakan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bawahan, mengubah sikap dan perilakunya dan meningkatkan dedikasinya kepada organisasi.
2. Fleksibilitas, mampu melakukan perubahan dalam cara berpikir, cara bertindak, sikap dan perilaku agar sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi tertentu yang dihadapi tanpa mengorbankan prinsip-prinsip hidup yang dianut olehseseorang.
3. Keterampilan Berkomunikasi secara Efektif, fungsi komunikasi dalam organisasi antara lain adalah fungsi motivasi, fungsi ekspresi emosi, fungsi penyampaian informasi dan fungsi pengawasan.
       
 2.7. Tipe pemimpin dalam organisasi

1. Adaptif

Seorang pemimpin yang adaptif dapat menyesuaikan diri dan perusahaan dengan keadaan yang dinamis, menyesuaikan nilai mereka dengan perubahan ya g terjadi, dan membantu bawahan mereka untuk dapat ikut menyesuaikan diri dan mengenali perubahan yang terjadi tanpa mengurangi kepercayaan bawahan tersebut kepada mereka.
2. Kecerdasan emosional

Pemimpin yang memiliki kecerdasan emosional sangat bisa mengatur diri mereka sendiri dan hubungan mereka dengan orang lain, dan mereka juga seringkali merupakan orang yang sangat hebat dalam mempengaruhi (dalam arti yang baik).

3. Karismatik

Seorang pemimpin yang kharismatik dapat mempengaruhi orang lain untuk melewati kepemimpinan bersama dirinya. Seorang pemimpin yang kharismatik dapat menjadi motifator yang hebat dan seringkali membawa kesuksesan yang luar biasa bagi perusahaannya.

4. “Level  5 leader”

Orang seperti ini sangat sulit dicari. Pemimpin seperti ini adalah pemimpin yang murah hati, bertanggung jawab, dan meletakkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.

5. Narsisme

Pemimpin yang narsis tidak mendengarkan orang lain, tidak ingin belajar, tidak ingin mengajar, dan tidak suka jika ada pendapat yang berbeda dari pendapat mereka. Tapi tidak semua pemimpin yang narsis itu buruk.

6.  ”No-excuse” leadership

 Kepemimpinan yang “no-excuse” merupakan tipe kepemimpinan yang biasanya terdapat di dunia militer. Tipe kepemimpinan ini akan mampu membuat keputusan dengan cepat, bersikap tegas dan keras, dan menunjukan mental yang kuat.

7. Menular
Moral seseorang dapat naik dan turun sesuai dengan mood dari sang pemimpin. Pemimpin yang positif dan bersemangat dapat menularkan hal itu kepada bawahan mereka dan menularkan antusiasme yang positif dalam perusahaan.

8. Melayani

Pemimpin tipe ini adalah pemimpin yang bersedia untuk melayani bawahannya, tidak tertutup pada batasan jabatan. Pemimpin tipe ini akan bersedia untuk pertama kali melayani, dan bersedia menjadi contoh agar bawahan mereka dapat bekerja dengan lebih baik. Tipe-tipe pemimpin ini adalah mereka yang memiliki empati yang besar, peduli, dan mau menyembuhkan.

11. Storyteller

Seorang pemimpin harus mampu bercerita: tentang dirinya sendiri, tentang perusahaan, tentang apa yang dilakukan pegawai mereka, dan tentang apa yang akan dilakukan mereka di masa depan. Menceritakan cerita membangkitkan emosi yang tidak dapat dibantah siapapun juga. Contoh Entrepreneur.

2.8.  Fungsi Pemimpin Dalam Pengambilan Keputusan

Fungsi kepemimpinan pada dasarnya menyangkut dua hal pokok, yakni:

(1) fungsi yang berkaitan dengan tugas yang disebut fungsi pemecahan masalah
(2) fungsi pemeliharaan kelompok yang disebut fungsi sosial


Langkah pengambilan keputusan bervariasi,  meskipun demikian secara umum meliputi :
1.     Merumuskan masalah
2.     Merumuskan hasil yang diharapkan
3.     Mengembangkan pilihan penyelesaian

BAB III
PENUTUP


   3.1.    Kesimpulan

Berdasarkan dari pembahasan masalah yang telah diuraikan sebelumnya, maka pada bagian penutup ini dapat ditarik kesimpulan bahwa:
  1.    Pemimpin yang baik sangatlah diperlukan dalam suatu organisasi.
  2.    Tidak semua tipe kepemimpinan itu baik dan cocok diterapkan pada suatu organisasi tertentu.
  3.   Selain di tangan anggota, masa depan organisasi bergantung pada pemimpin, hanya pemimpin yang memiliki  tipe kepemimpinan yang baiklah yang nantinya dapat memajukan organisasi tersebut.
  4.  Pemimpin bukanlah dictator, disini pemimpin hanyalah alat untuk memotivasi anggota lainnya dalam mencapai tujuan tertentu.
  5.   Pemimpin yang baik dapat menjadi contoh bagi anggotanya.

    3.2.   Saran

Dari penjelasan yang telah dijelaskan, maka diharapkan makalah ini dapat dimanfaatkan pembaca dalam memahami tentang Arti Penting Kepemimpinan Dalam Organisasi. Selain itu penulis juga menyarankan untuk menerapkan apa yang baik dari makalah ini dan juga mengingatkan penulis apa yang dianggap pembaca kurang baik dari makalah ini. Makalah ini masih banyak memiliki kekurangan, untuk itu penulis menyarankan agar makalah ini bisa disempurnakan baik dari cara penulisan maupun pada struktur pembahasan.




 Daftar Pustaka

Monday, October 21, 2013

Perjalanan 3 Hari Di Malaysia [ Part 2 ]

Setelah lama ngga posting lagi, mari kita lanjutkan part 2 perjalanan gue di Malaysia, Marilah kita lanjutkan....

Hari Ke 2 ( Genting Highland - Petronas Tower )

Lanjuts lagi, pagi hari selesai sarapan di hotel saya lansgun menuju KL Sentral untuk membeli tiket bis ke Genting, yaa dan ternyata sampai sana ada sedikit kendala di counter-nya, lalu disuruhlah kami ke counter pusatnya yang berada di lantai atas KL Sentral, yaa tiket bis ini sudah termasuk Skyway genting nya juga ternyata , dan harganya RM 10.30

Tiket Skyway & Bis
Setelah menunggu sekitar 30 menit, bis pun datang dan tidak perlu waktu yang lama lagi kita semua sudah berangkat dari KL Sentral ke Genting, dan kurang lebih sekitar 1 jam kami pun tiba di Skyway Station Genting. Yaa sampai sana langsun kami naik ke lantai atas untuk menaiki Gondola nya.

Dan inilah suasana ketika sedang menaiki Skyway
 Kurang lebih sekitar 30 menit kita tiba di puncak, yaa sesampai nya disana kami pun cuman jalan-jalan dan cuman beli cemilan, agak rugi sepertinya ngga masuk ke Wahana disana :( , setelah kurang lebih 2 jam'an kami pun segera membeli tiket untuk kembali ke bawah, kali ini tiket bis & skyway dipisah , kalo tiket bis nya ada di basement yang menyatu dengan terminal bis nya.



Sesampai di KL Sentral, kami pun menaiki LRT untuk menuju ke KLCC atau Petronas Tower. Sesampainya di Petronas Tower kami pun sedikit berfoto-foto, lalu setelah itu menunggu bis GO KL lagi untuk kembali ke Bukit Bintang.

Petronas Twin Tower

Sekitaran Petronas Twin Tower

Hari Ke 3 ( KL Sentral - LCCT - SHIA T3 )




Dan... tibalah pada hari terakhir, 3 hari memang terasa tidak cukup untuk menjelajah Malaysia, mungkin suatu saat nanti saya akan kembali lagi kesini, tapi bukan jadi TKI loh yaa... hahaha. Karena Jadwal check in kami di bandara adalah siang hari, maka kami check out dan menuju ke bandara pada pagi menjelang siang :D. Dan dipercepat saja postingan nya, saya pun tiba di Jakarta menggunakan Tiger Mandala, overall Tiger Mandala ini on time, pesawat nya baru dan pramugari nya baik hehehe.... , dibanding maskapai sebelah yang delay mulu :p . Sekian lah cerita kali ini, mungkin tahun depan kami ada rencana ke Bangkok, yaa tapi kalau ada tiket promo lagi hehehe....