Commercial Aircraft Corporation of China, Ltd (Comac), adalah produsen kedirgantaraan milik negara Cina yang didirikan pada 11
Mei 2008 di Shanghai, China. Perusahaan ini memiliki modal terdaftar
dari RMB 19 miliar (US $ 2,7 miliar Mei 2008). Perusahaan milik
pemerintah ini adalah merancang dan akhirnya akan membangun pesawat
penumpang besar dengan kapasitas lebih dari 150 penumpang untuk
mengurangi ketergantungan negara pada Boeing dan Airbus.
Namun yang kali ini kita bahas adalaha Comac ARJ21 yang merupakan sebuah pesawat penumpang regional bermesin ganda. Rancangannya adalah berbasis pada MD-90, yang diproduksi berdasarkan lisensi di China yang juga merupakan turunan dari DC-9. Program ini menggunakan komponen dari 19 pemasok komponen penerbangan besa dari Eropa dan AS, termasuk General Electric (produksi mesin), Honeywell (sistem fly-by-wire) dan Rockwell Collins (produksi avionik)
Pengembangan dari jet regional ARJ21 adalah salah satu kunci dari
rencana lima tahun kesepuluh China. Proyek ini dimulai pada Maret 2002
dan dipimpin oleh konsorsium ACAC
yang dikendalikan pemerintah. Penerbangan perdana dari ARJ21 awalnya
direncanakan pada tahun 3005 dengan layanan komersial dimulai 18 bulan
kemudian.
Namun, pekerjaan perancangan tertunda dan percobaan terakhir tahap produksi tidak dimulai hingga Juni 2006. Pesawat pertama (nomor seri 101) tikeluarkan pada 21 Desember 2007 dengan rencana penerbangan perdana pada Maret 2008.
Uji coba ini pertama ditunda hingga 21 September 2008 dan akhirnya
dilakukan pada 28 November 2008 di Lapangan Terbang Dachang, Shanghai. Pesawat menyelesaikan uji coba penerbangan jarak jauh pada 15 Juli 2009, terbang dari Shanghai menuju Xi'an
dalam waktu 2 jam 19 menit, dalam jarak tempuh 1.300 km. Pesawat ARJ21
kedua (nomor seri 102) menyelesaikan uji coba yang sama dari Shanghai
menuju Xi'an pada 24 Agustus 2009. Pesawat ketiga (nomor seri 103)
diluncurkan kemudian, dan menyelesaikan uji coba penerbangan pada 12
September 2009.
Pesawat keempat (CN 104) terbang pada November 2010. Pada Agustus 2011,
tes statis, terowongan angin, dan angin samping telah terselesaikan. Pesawat direncanakan untuk dikirimkan kepada konsumen pada akhir tahun 2010, dimulai dari Chengdu Airlines.
Memperoleh sertifikasi tipe dari Federal Aviation Administration
(FAA) Amerika Serikat merupakan kondisi awal bagi ARJ21-700 untuk
memaasuki pasar dunia. Sejak tahun 2003, otoritas penerbangan dari China
dan AS telah melakukan negosiasi mengenai aplikasi ARJ21-700 untuk
sertifikasi tipe FAA dan sertifikasi bayangan.. Hasilnya adalah FAA akan
menyetujui aplikasi sertifikasi tipe dari AVIC I Commercial Aircraft
Company ARJ21-700 yang akan dikirim oleh Civil Aviation Administration
of China (CAAC). FAA juga memutuskan untuk mengembangkan sertifikasi
bayangan untuk ARJ21-700 di dalam standard saat ini dan mendirikan
Kantor Pendukung Teknologi CAAC di Shanghai dan Beijing. Dalam pertemuan
tersebut, Luo Ronghuai, asisten manager umum dari AVIC 1 dan manager
umum dari ACAC, menyatakan ACAC akan mengikuti standard kelayakan
terbang ketat yang diberlakukan oleh CAAC dan FAA.
Pada 28 Juni 2012, ARJ21-700 melakukan perjalanan kecepatan tinggi di
jalur tes khusus di Bandar Udara Xi'an Yanliang. Sejak 22 Juni, pesawat
telah melakukan 10 tes untuk taksi, lepas landas, dan pendaratan pada
kecepatan yang berbeda di lintasan yang terendam air. Uji coba dilakukan
untuk memastikan bahwa pesawat mampu melakukan taksi, lepas landas, dan
pendaratan meskipun terdapat air di landasan pacu. Sejak pesawat
memasuki tahapan uji coba penerbangan validasi pada Februari 2012, telah
direncanakan akan mengiktui 1,500 jam uji coba penerbangan validasi
yang melibatkan 280 subjek. Pesawat ini telah menyelesaikan uji coba
kalibrasi kecepatan udara, pembekuan alami, anti pembekuan mesin, angin
samping, dan mempersiapkan tes penerbangan kecepatan stall.
Pengguna pertama, Chengdu Airlines
direncanakan menerima pesawat pertama pad akhir tahun 2011, namun
penundaan yang terjadi dalam proses sertifikasi menyebabkan penundaan
hingga satu tahun. Meskipun begitu, menurut juru bicara COMAC, ARJ-21 pertama akan dikirimkan kepada pembelinya pada akhir tahun 2013.
Pada Juli 2012, CFO Comac Tian Min menyatakan di Farnborough Airshow
bahwa ia mengharapkan pesawat menerima sertfikasi dari FAA dan
Administrasi Penerbangan Sipil China pada tahun 2013, dengan pengiriman
perdana kepada Chengdu Airlines dilakukan pada akhir tahun of 2013. Dia
menyatakan bahwa "Program ini sedang melakukan penerbangan dan ujicoba
sertifikasi. Terdapat beberapa masalah namun perkembangan dan prosesnya
pada setiap tahap berjalan dengan baik. Tidak terdapat masalah serius".




No comments:
Post a Comment