Pages

Sunday, December 27, 2015

Comac ARJ21 - Pesawat Jet Komersial Regional Pertama Buatan Cina

Commercial Aircraft Corporation of China, Ltd (Comac), adalah produsen kedirgantaraan milik negara Cina yang didirikan pada 11 Mei 2008 di Shanghai, China. Perusahaan ini memiliki modal terdaftar dari RMB 19 miliar (US $ 2,7 miliar Mei 2008). Perusahaan milik pemerintah ini adalah merancang dan akhirnya akan membangun pesawat penumpang besar dengan kapasitas lebih dari 150 penumpang untuk mengurangi ketergantungan negara pada Boeing dan Airbus.

 Namun yang kali ini kita bahas adalaha Comac ARJ21 yang merupakan sebuah pesawat penumpang regional bermesin ganda. Rancangannya adalah berbasis pada MD-90, yang diproduksi berdasarkan lisensi di China yang juga merupakan turunan dari DC-9. Program ini menggunakan komponen dari 19 pemasok komponen penerbangan besa dari Eropa dan AS, termasuk General Electric (produksi mesin), Honeywell (sistem fly-by-wire) dan Rockwell Collins (produksi avionik)

Pengembangan dari jet regional ARJ21 adalah salah satu kunci dari rencana lima tahun kesepuluh China. Proyek ini dimulai pada Maret 2002 dan dipimpin oleh konsorsium ACAC yang dikendalikan pemerintah. Penerbangan perdana dari ARJ21 awalnya direncanakan pada tahun 3005 dengan layanan komersial dimulai 18 bulan kemudian.

Namun, pekerjaan perancangan tertunda dan percobaan terakhir tahap produksi tidak dimulai hingga Juni 2006. Pesawat pertama (nomor seri 101) tikeluarkan pada 21 Desember 2007 dengan rencana penerbangan perdana pada Maret 2008. Uji coba ini pertama ditunda hingga 21 September 2008 dan akhirnya dilakukan pada 28 November 2008 di Lapangan Terbang Dachang, Shanghai. Pesawat menyelesaikan uji coba penerbangan jarak jauh pada 15 Juli 2009, terbang dari Shanghai menuju Xi'an dalam waktu 2 jam 19 menit, dalam jarak tempuh 1.300 km. Pesawat ARJ21 kedua (nomor seri 102) menyelesaikan uji coba yang sama dari Shanghai menuju Xi'an pada 24 Agustus 2009. Pesawat ketiga (nomor seri 103) diluncurkan kemudian, dan menyelesaikan uji coba penerbangan pada 12 September 2009. Pesawat keempat (CN 104) terbang pada November 2010. Pada Agustus 2011, tes statis, terowongan angin, dan angin samping telah terselesaikan. Pesawat direncanakan untuk dikirimkan kepada konsumen pada akhir tahun 2010, dimulai dari Chengdu Airlines.

Memperoleh sertifikasi tipe dari Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat merupakan kondisi awal bagi ARJ21-700 untuk memaasuki pasar dunia. Sejak tahun 2003, otoritas penerbangan dari China dan AS telah melakukan negosiasi mengenai aplikasi ARJ21-700 untuk sertifikasi tipe FAA dan sertifikasi bayangan.. Hasilnya adalah FAA akan menyetujui aplikasi sertifikasi tipe dari AVIC I Commercial Aircraft Company ARJ21-700 yang akan dikirim oleh Civil Aviation Administration of China (CAAC). FAA juga memutuskan untuk mengembangkan sertifikasi bayangan untuk ARJ21-700 di dalam standard saat ini dan mendirikan Kantor Pendukung Teknologi CAAC di Shanghai dan Beijing. Dalam pertemuan tersebut, Luo Ronghuai, asisten manager umum dari AVIC 1 dan manager umum dari ACAC, menyatakan ACAC akan mengikuti standard kelayakan terbang ketat yang diberlakukan oleh CAAC dan FAA.

Pada 28 Juni 2012, ARJ21-700 melakukan perjalanan kecepatan tinggi di jalur tes khusus di Bandar Udara Xi'an Yanliang. Sejak 22 Juni, pesawat telah melakukan 10 tes untuk taksi, lepas landas, dan pendaratan pada kecepatan yang berbeda di lintasan yang terendam air. Uji coba dilakukan untuk memastikan bahwa pesawat mampu melakukan taksi, lepas landas, dan pendaratan meskipun terdapat air di landasan pacu. Sejak pesawat memasuki tahapan uji coba penerbangan validasi pada Februari 2012, telah direncanakan akan mengiktui 1,500 jam uji coba penerbangan validasi yang melibatkan 280 subjek. Pesawat ini telah menyelesaikan uji coba kalibrasi kecepatan udara, pembekuan alami, anti pembekuan mesin, angin samping, dan mempersiapkan tes penerbangan kecepatan stall.

Pengguna pertama, Chengdu Airlines direncanakan menerima pesawat pertama pad akhir tahun 2011, namun penundaan yang terjadi dalam proses sertifikasi menyebabkan penundaan hingga satu tahun. Meskipun begitu, menurut juru bicara COMAC, ARJ-21 pertama akan dikirimkan kepada pembelinya pada akhir tahun 2013.

Pada Juli 2012, CFO Comac Tian Min menyatakan di Farnborough Airshow bahwa ia mengharapkan pesawat menerima sertfikasi dari FAA dan Administrasi Penerbangan Sipil China pada tahun 2013, dengan pengiriman perdana kepada Chengdu Airlines dilakukan pada akhir tahun of 2013. Dia menyatakan bahwa "Program ini sedang melakukan penerbangan dan ujicoba sertifikasi. Terdapat beberapa masalah namun perkembangan dan prosesnya pada setiap tahap berjalan dengan baik. Tidak terdapat masalah serius".

No comments:

Post a Comment