Pages

Friday, November 20, 2015

Fenomena Ojek Online di Indonesia

Bagi anda yang akrab dengan teknologi pada saat ini, pasti anda tidak mungkin tidak mengetahui Fenomena Ojek Online yang sedang menjadi buah bibir di negeri tercinta kita ini, berawal dari kehadiran GO-JEK sebagai perintis di bisnis ini, hingga sekarang banyak perusahaan yang ikut meramaikan bisnis Ojek Online seperti Grab Bike dari Grab Taxi, Blu-Jek dan masih banyak lagi yang lainnya.

GO-JEK merupakan aplikasi yang dibuat oleh Nadiem Makarim yang merupakan lulusan dari Harvard Bussines School, Dengan pengalamannya saat naik ojek di jalanan yang macet inilah ia kemudian menciptakan Go-Jek, sebuah layanan antar jemput dengan ojek modern berbasis pesanan. PT Go-Jek Indonesia yang sudah melewati perjalanannya sejak tahun 2011 kini sudah memiliki 1.000 armada ojek yang tersebar di seluruh kawasan Jabodetabek. 

GO-JEK pun sudah melebarkan sayapnya ke beberapa kota di Indonesia seperti Bali, Bandung, Surabaya dan Makassar. Banyak promo menarik yang di adakan Ojek Online seperti GO-JEK beberapa bulan yang lalu mengadakan promo Rp 10.000 dengan batas maksimal perjalanan 25 KM, dan ada juga GrabBike yang mengadakan promo Rp 5.000 kemana saja di Jakarta dengan memasukkan kode voucher yang diberikan secara cuma-cuma. 

Fenomena Ojek Online ini mendapat penolakan dari beberapa Ojek Pangkalan yang merasa lahan mencari nafkah mereka direbut oleh Ojek Online, banyak kasus pemukulan hingga perkelahian yang di alami Ojek Online karena di anggap mengambil rezeki Ojek Pangkalan, beberapa sudah melakukan perdamain secara kekeluargaan dan melakukan perjanjian.

Namun dengan adanya Ojek Online seperti ini, kita dipermudah dengan hanya perlu memiliki smartphone dan tentunya koneksi internet, pembayaran pun bisa dilakukan dengan cara cash ataupun Wallet yang disediakan oleh penyedia jasa ojek online. Tapi baru-baru ini GO-JEK juga meluncurkan beberapa jasa baru seperti GO-BOX yang menyediakan truk, GO-MART untuk berbelanja namun yang membelanjakan nya adalah driver GO-JEK namun masih terbatas karena hanya mengandalkan retail-retail yang telah bekerja sama dengan GO-JEK, GO-FOOD melayani pembelian makanan dari restaurant yang telah bekerja sama dengan GO-JEK, GO-SEND melayani pengiriman barang yang mampu di muat di sepeda motor, GO-Clean yang melayani jasa pembersih panggilan ke rumah anda, GO-Glam yang melayani jasa kecantikan seperti make-up yang dipanggil kerumah anda,  GO-Massage yang melayani jasa pijat panggilan yang bisa dipesan kerumah anda dan juga yang terbaru saat ini adalah GO-Busway yang merupakan tantangan dari Gubernur DKI Jakarta pada GO-JEK untuk membuat GO-Busway. GO-Busway sendiri adalah jasa GO-JEK yang terintegrasi dengan halte Busway di Jakarta, dengan cara kita memilih halte yang ingin kita tuju dengan jasa GO-JEK sebagai perantara kita halte Busway tersebut.



No comments:

Post a Comment